TPI Bagan Percut memberi Desa Percut satu simpul ekonomi yang sangat konkret: hasil tangkap mendarat, ikan diperdagangkan, produk diolah, dan pembeli datang. Namun ekonomi pesisir lebih luas daripada bangunan TPI—ia mencakup kelompok, transportasi, mutu produk, rantai dingin, dan daya beli.
Kelompok binaan yang benar-benar tercatat
Daftar kelompok binaan Dinas Perikanan Kabupaten Deli Serdang mencantumkan banyak kelompok di Desa Percut. Di antaranya KUB Putra Melayu, Bersama Jaya, Pancing Tunda, Anugrah, Cahaya Laut, Jasa Laut, Rukun Bersa, Bahtera, Mina Bahari, Bubu Kepiting, Poklahsar Tunas Baru, dan Segara Jaya.
Beberapa kelompok pada dokumen pemerintah mencantumkan alamat dusun spesifik di Desa Percut.
Daftar tidak hanya memuat kelompok usaha bersama nelayan, tetapi juga kelompok pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
TPI sebagai infrastruktur ekonomi
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memulai rehabilitasi TPI Bagan Percut pada 14 Oktober 2025. Pada 13 Februari 2026, TPI tersebut diberitakan telah diresmikan dengan fasilitas seperti cold storage, kantin, dan area parkir yang lebih layak. Rantai dingin penting karena memperluas waktu penanganan hasil tangkap sebelum sampai ke konsumen.

Angka kecamatan jangan dipindahkan ke desa
Portal investasi Kabupaten Deli Serdang menampilkan produksi perikanan tangkap Kecamatan Percut Sei Tuan sebesar 5.637,96 ton dan produksi kepiting 37,5 ton pada dataset yang ditampilkan. Angka tersebut adalah tingkat kecamatan, bukan produksi khusus Desa Percut. Ia hanya dipakai sebagai konteks skala kawasan.
Koperasi: konteks resmi, status desa tetap hati-hati
Data.go.id memuat dataset Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Deli Serdang yang sudah memiliki usaha sampai 30 September 2025: 11 koperasi dengan total 578 anggota. Dataset itu adalah konteks kabupaten. Portal ini tidak menyatakan Koperasi Desa Merah Putih Percut telah operasional tanpa bukti pemerintah/AHU yang cukup pada saat konten disusun.
